Rektor Universitas Widya Mataram (UWM), Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBSI) di Hotel Diradja, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini diikuti pengurus AFEBSI dari seluruh Indonesia.
Rapimnas diawali dengan sambutan Ketua Umum AFEBSI Achmad Rozi dan Ketua Dewan Pengawas AFEBSI Prof. Atang Hermawan. Prof. Edy hadir dan membuka kegiatan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pakar AFEBSI.
Ketua Umum AFEBSI menyatakan bahwa Rapimnas adalah forum pengambilan keputusan strategis ditingkat DPN untuk membahas isu-isu strategis ditingkat nasional, sekaligus juga sebagai forum konsilidasi dan evaluasi kinerja kepengurusan selama periode berjalan.
“Tema Rapimnas AFEBSI adalah “Konsolidasi Organisasi demi Terwujudnya Tata Kelola Afebsi yang Modern dan Tangguh”, tema Rapimnas kali ini adalah sebagai mandat kita bersama. Konsolidasi yang kita maksud adalah penyelarasan arah, penguatan peran DPN dan DPD, serta penataan sistem kerja organisasi agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.” Ujar Achmad Rozi
Ketua Dewan Pengawas AFEBSI, Prof. Atang Hermawan dalam sambutannya mengatakan Afebsi adalah forum untuk Mewadahi dan menfasilitasi para dosen yang memiliki keinginan untuk menggapai capaian prestatif didalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi Menciptakan iklim prestatif di lingkungan AFEBSI, baik dosen maupun praktisi, sesuai dengan harapan dan cita-cita menjadi organisasi yang Unggul dan Berdaya Saing Global.
“Melihat kondisi tersebut, AFEBSI sebagai wadah komunikasi dan kerja sama antar FEB perlu melakukan konsolidasi secara berkala untuk menyatukan visi, strategi, dan program kerja.” Ujar Prof. Atang Hermawan

Senada dengan Ketua Dewan Pengawas, Prof. Edy selaku Ketua Dewan Pakar AFEBSI menegaskan bahwa eksistensi AFEBSI akan semakin kuat apabila kiprahnya tidak hanya berorientasi pada kepentingan internal anggota, tetapi juga berkontribusi bagi kepentingan kebangsaan. Ia mendorong AFEBSI aktif terlibat melalui pemikiran dan kajian strategis terkait ekonomi dan bisnis Indonesia.
Menurut Prof. Edy, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar. Namun, realitas menunjukkan Indonesia belum dapat dikategorikan sebagai negara kaya, mengingat masih lebih dari 25 juta penduduk hidup di bawah garis kemiskinan.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Edy menyarankan agar AFEBSI secara berkala menyelenggarakan pelatihan, bimbingan teknis, dan lokakarya, khususnya di bidang penjaminan mutu dan kemahasiswaan. Menurutnya, langkah ini penting untuk memperkuat kualitas dan daya saing fakultas ekonomi dan bisnis di seluruh Indonesia.
Rapimnas 1 AFEBSI dihadiri para Unsur Ketua Departemen DPN AFEBSI, dan juga Ketua DPD AFEBSI Provinsi. Tampak hadir dalam Rapimnas 1 AFEBSI jajaran Dewan Penasihat AFEBSI, Prof. Dr. H. Bambang Dwi Suseno, Dr. H. Masduki, dan Dr. Ir. H. John Chaidir. Sementara dari Unsur Dewan Pakar, hadir Prof. Edy Suandi Hamid dan Prof. Dr. Yudi Crisnandi yang juga sekaligus memberikan pencerahan melalui Stadium General.
Sementara unsur DPD AFEBSI Provinsi yang hadir adalah, Ketua AFEBSI Jabar, Dr. Acep Komara, Ketua DPD AFEBSI Jatim Dr. Agus Andi Subroto, Ketua AFEBSI Jateng Dr. Abdul Zailani, Ketua AFEBSI DKI Jakarta, Arif Murti R, Ph.D dan Sekretaris DPD AFEBSI Banten, Dr. Verliani. Dua ketua DPD AFEBSI Provinsi berhalangan hadir, yaitu Ketua DPD AFEBSI Riau dan AFEBSI Jambi. Dari jajaran unsur DPN dan Ketua Departemen AFEBSI, tampak hadir Prof. Dr. Ratri Wahyuningtyas, Dr. Jumadi, Dr. Mansur Sapparang, Dr. Ependi, Dr. Sat Yudha Dhanana, Dr. Aziz Firdaus, Dr. Endang Ruhiyat, Dr. Lili Karmela Fitriani, Dr. Adjeng Mariana Febrianti, Dr. Asep Gunawan, Dr. Tarynono, dan Sekretaris Jenderal AFEBSI, Dr. Evi Noviyati. (red)